Kamis, 29 September 2011

Implementasi QR Code


apa sebenarnya yang di maksud dengan QR Code????

Kode QR
atau biasa dikenal dengan istilah QR Code adalah bentuk evolusi kode batang dari satu dimensi menjadi dua dimensi. Penggunaan kode QR sudah sangat lazim di Jepang Hal ini dikarenakan kemampuannya menyimpan data yang lebih besar dari pada kode batang sehingga mampu mengkodekan informasi dalam bahasa Jepang sebab dapat menampung huruf kanji. Kode QR telah mendapatkan standarisasi internasional dan standarisasi dari Jepang berupa ISO/IEC18004 dan JIS-X-0510 dan telah digunakan secara luas melalui ponsel di Jepang. Kode QR adalah suatu jenis kode matriks atau kode batang dua dimensi yang dikembangkan oleh Denso Wave, sebuah divisi Denso Corporation yang merupakan sebuah perusahaan Jepang dan dipublikasikan pada tahun 1994 dengan fungsionalitas utama yaitu dapat dengan mudah dibaca oleh pemindai QR merupakan singkatan dari quick response atau respons cepat, yang sesuai dengan tujuannya adalah untuk menyampaikan informasi dengan cepat dan mendapatkan respons yang cepat pula. Berbeda dengan kode batang, yang hanya menyimpan informasi secara horizontal, kode QR mampu menyimpan informasi secara horizontal dan vertikal, oleh karena itu secara otomatis Kode QR dapat menampung informasi yang lebih banyak daripada kode batang. beberapa implementasi dari QR Code yaitu:
A. Periklanan

Keunggulan fitur-fitur yang dimiliki oleh QR Code membuat ini merupakan solusi tepat sebagai alat pendukung sarana Advertising. Para pemilik usaha dapat menambahkan QR Code pada media promosinya sepeti brosur, poster, spanduk, ataupun pada

kemasan untuk memberikan kemudahan bagi pengguna Mobile Phone yang memiliki program QR Code Reader untuk mengakses web usahanya via internet yang terhubung ke Mobile Phone melalui GPRS / Wi Fi / 3G yang telah tertanam pada Mobile Phone. Customer dalam hal ini Pengguna Mobile Phone hanya harus mengaktifkan program QR Code Reader, mengarahkan kamera ke QR Code, kemudian QR Code reader secara otomatis akan memindai data yang tertanam pada QR Code. Bila QR Code berisikan alamat Website, maka customer bisa mengakses secara langsung website tersebut melalui mobile phone tanpa harus mengetik alamat tersebut. Tentunya hal ini mempermudah customer untuk mendapatkan informasi lebih lanjut yang ditawarkan oleh pemilik usaha, dan sekaligus pemilik usaha akan lebih dekat dengan customernya.

Teori ini sudah dipraktekkan oleh banyak pemilik usaha diluar negeri, contohnya di Jepang. Hampir sebagian pengusaha disana telah memilih QR Code sebagai alat tambahan dalam program promosi produknya, baik itu mereka yang bergerak dalam perdagangan, jasa, ataupun sekedar pengumuman. Mereka biasanya menanamkan informasi alamat website, text, nomor telepon, SMS (Short Message Sent) ke dalam QR Code yang mana ketika QR Code reader membacanya, informasi yang ada dapat secara langsung di pindai oleh QR Code reader dan siap diproses oleh customer
Perusahaan Sepatu Puma Jepang, memasang QR Code pada produk sepatu terbarunya sebagai dampak trend QR Code di jepang. Hal ini mempermudah pengguna Sepatu Puma, mengetahui informasi mengenai Sepatu Puma di Website Puma.


Di New York, USA, Contoh perusahaan yang telah menggunakan QR Code sebagai alat promosi adalah Polo Ralph Lauren, perusahaan yang bergerak dalam pembuatan/penjualan pakaian. Polo Ralph Lauren menambahkan QR Code disetiap promosinya, baik iklan di TV, maupun iklan di media massa seperti majalah. Customer Polo Ralp Lauren dapat memindai QR Code Polo Ralp Lauren yang di link kan ke alamat mobile commerce site Polo Ralp Lauren melalui mobile phone. Dan ini sangat membantu customer untuk mengetahui tentang produk-produk Polo Ralp Lauren lainnya melalui e-catalog yang ada di mobile commerce site Polo Ralp Lauren.

Selain itu juga, QR Code sebagai media promosi juga telah merambah ke dunia perfilman. Di Hollywood, salah satu rumah produksi perfilman disana menambahkan QR Code di setiap poster dalam mempromosikan filmnya. Contoh film yang menggunakannya antara lain Right: Indiana Jones dan The Kingdom of the Crystal Skull. Mereka menggunakan QR Code sebagai media bagi pengguna Mobile Phone mengakses Movie Trailersnya melalui internet.

B. Food Safety
Selain sebagai media advertising, QR Code juga bisa dimanfaatkan untuk Food Safety (keamanan Makanan). Di Jepang, super market disana telah menambahkan QR Code yang berisikan data-data tentang makanan tersebut misalnya kandungan nutrisi dan juga masa kadaluarsa di setiap label makanan sehingga, setiap customer yang ingin membeli makanan bisa mengetahui informasi-informasi tentang makanan tersebut setelah proses pemindaian QR Code melalui Camera Phone sehingga customer dapat merasa lebih aman dalam memilih makanan yang akan mereka beli.

Mc Donald Jepang juga telah menerapkan QR Code disetiap produk makanannya. Ada 19 Sandwiches telah mereka sertakan laber QR Code. Para customer dapat memindai QR Code tersebut yang kemudian di arahkan ke URL. Kemudian mereka dapat mengetahui informasi-informasi tentang sandwiches tersebut seperti informasi jumlah kalori dan nutrisi yang terkandung dalam sandwiches. Selain itu juga customer dapat mengetahui informasi alergi, sehingga customer dapat lebih hati-hati dalam memakan makanan tersebut.
C. Boarding Pass

Kini penggunaan QR Code telah merambah ke bandara. Continental Airlines salah satunya yang menerapkan QR Code yang tertanam pada tiket sebagai media alat untuk efisiensi waktu dalam proses pencarian informasi penumpang. QR Code dapat melakukan pemindahan dan pengkodean informasi dengan cepat sehingga penumpang tidak harus menunggu lama untuk sekedar boarding pass pada saat check in. Selain QR Code pada tiket, Continental Airlines juga menerapkan QR Code pada tiket Online-nya sehingga ketika boarding pass, penumpang hanya menunjukkan QR Code tiket online-nya melalui PDA atau mobile Phone, kemudian petugas yang menangani boarding pass melakukan pemindaian. Hal ini tentunya sangat menguntungkan, baik bagi maskapai ataupun penumpang. Maskapai akan di untungkan karena anggaran kertas tiker dapat dipangkas dan bagi penumpang, mereka dapat lebih cepat naik pesawat ketika boarding pass tanpa harus menunggu lama.
Hal ini juga telah diterapkan oleh ANA (All Nippon Airways), jepang. Saat mau check in, penumpang di berikan 2 pilihan melalui QR Code pada mobile phone atau boarding pass(Tiket Masuk Pesawat) dengan QR Code. QR Code pada mobile phone ataupun dalam kertas dapat digunakan untuk mengakses masuk area keberangkatan, sampai masuk pesawat, dan penempatan tempat duduk dengan lebih cepat karena proses pengkodean informasi yang begitu efisien.
D. Medical Application
QR Code kini juga digunakan dalam dunia kedokteran. Di Jepang, banyak Rumah Sakit telah menggunakan QR Code untuk menangani data-data pasiennya. Dengan adanya penerapan QR Code pada kartu keanggotan setiap pasien, dokter dapat lebih mudah mengetahui sejarah kesehatan si pasien dan mengambil tindakan yang tepat, dengan hanya memindai QR Code tersebut yang kemudian langsung tersambung ke Database si pasien. Hal ini sudah tentu akan menghemat waktu karena proses input dan output data cepat sehingga pasien tidak harus menunggu lama hanya untuk menunggu petugas rumah sakit mencari data-data kesehatan mereka dan sang dokter dapat lebih cepat bertindak. Dan juga keuntungan Rumah Sakit juga semakin bertambah karena pengadaan kertas untuk data-data pasien dapat di minimalisir.
E. Pemanfaatan QR Code Lainnya
· Bus Stop
Di Jepang, QR Code bisa ditemukan di berbagai Rute Utama Bis Stop tokyo (Halte) yang mana ini membuat para calon penumpang mengetahui posisi bis yang mereka tunggu. Jika bis ternyata terlambat, mereka dapat dengan mudah mencari informasi kenapa hal itu terjadi. QR Code memberikan hayperlink kepada mereka ke camera CCTV di setiap jalan melalui koneksi internet mobile phone / PDA yang cepat (3G/4G) sehingga dengan adanya hal itu, calon penumpang dapat menentukkan alternatif lain tanpa harus menunggu lama bis datang ataupun mereka dapat melakukan aktivitas lain.
· Gravetones (Batu Nisan)
Sedikit ekstrim, tapi di jepang, QR Code juga digunakan di batu nisan kuburan sebagai penyimpan informasi jasad yang dikubur disana misalnya nama dan tanggal lahir/tanggal wafat. Jadi si peziarah hanya perlu memindai QR Code tersebut untuk mendapatkan informasi kuburan tersebut.
· Proses Belajar Mengajar
Memasang QR Code pada kartu pelajar akan mempermudah guru untuk melakukan proses absensi siswa. Ketika masuk kelas, siswa hanya perlu menunjukkan QR Code ke pemindai yang selanjutnya pemindai akan memprosesnya dan menyimpan data ke Database. Selain itu juga, dengan QR Code pada kartu pelajar yang memberikan akses ke URL, siswa, guru, dan orang tua dapat dengan lebih mudah untuk mengetahui semua informasi-informasi proses belajar mengajar misalnya informasi nilai, biodata, iuran sekolah, pelajaran apa saja yang diambil siswa, program sekolah apa saja yang mereka ikut, pengumuman sekolah dan juga persentasi keaktifan siswa disetiap pelajaran.

Senin, 05 September 2011

Student Portal Indonesia


Tulisan kali ini merupakan salah satu tugas dari mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer yang saya ambil di semester ini,..


oke mari dimulai....hehe..

situs yang membuat saya tertarik adalah situs Student Portal Indonesia yang dibuat oleh pihak Microsoft.

Tampilan Muka yang saya lihat sangat menarik,...
tampilan muka ini dibuat dengan salah satu teknologi Microsoft yaitu Silverlight, sehingga tampilan web menjadi lebh dinamis dan atraktif


pada tampilan muka ini,..ada efek slide pada tiap gambar link pada situs,..
gerakan dari slide tersebut sudah cukup halus dan sangat atraktif.


apabila kita mengklik salah satu gambar yang terdapat pada slide tersebut kita akan langsung masuk ke situs lanjutan dari web ini.
kekurangan pada situs ini yaitu apabila pada komputer anda belum terdapat Microsoft Silverlight maka tampilan situs tidak akan tampil utuh,..link-link ke situs selanjutnya tidak akan muncul...

berikutnya adalah sub situs dari Student Portal ini, yaitu Blog Student yang merupakan situs dimana mahasiswa-mahasiswa yang mendapat amanah untuk memberikan informasi-informasi yang mereka miliki dan membagi ke yang lain..



pada situs ini terdapat berbagai blog dari para Microsoft Student Partner yang membagi ilmu,..

secara umum web ini telah cukup dinamis dan atraktif...link-link yang dibuat tidak merepotkan bagi user yang ingin berkelana di situs ini...namun terdapat beberapa link yang tidak dapat diakses... dan ketika telah masuk kedalam salah satu blog,misalnya blog saya,Wulandari's blog, tidak terapat tombol back pada situs sehingga harus mengandalkan tombol back pada browser anda...


semoga postingan ini tidak hanya untuk memenuhi tugas saya namun juga dapat memberi manfaat bagi pembaca


best Regards,..

Wulandari

Rabu, 14 Juli 2010

apa ya,...

jujur,... sebenarnya gw sndiri bingung mau di isi apa blog ini,....

mungkin nantinya gw akan mengisinya dengan keseharian gw,.. atau juga hal-hal mengenai dunia gw,...

gw sendiri cuma seorang mahasiswa ilkom yang belum terlalu mengerti mengenai komputer,...
jadi gw harap blog ini juga dapat sebagai bukti hidup keseharian gw yang nantinya entah kayak apa,..

Sabtu, 15 Mei 2010

Pengaruh Aktivitas Manusia terhadap Kerusakan Lingkungan

Pengaruh Aktivitas Manusia terhadap Kerusakan Lingkungan
Oleh : Wulandari
(Dalam Lomba penulisan Artikel Ilmiah Pertanian Berbasis Web)


http://daus1975.files.wordpress.com/2007/10/polusi-udara-sumber-wwwbplhdjakartagoid.gif

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLqUT9Y5AVXh3ue1rtvY_dKgQw0u7e6h2KwHFfwhbPlZJaUFCrYzZfE1WrT20LEUBIJ-LuEQzsrfTpHhZNRzduJiBLY01rDwWbNVzhKm0NUg6u6pHi8JE9gQqYbghHivzAysIT7n0cPOM/s400/slum+sby2.JPG

http://rieko.files.wordpress.com/2009/03/pencemaran-udara.jpg
Aktivitas manusia terhadap lingkungan memberi banyak dampak terhadap lingkungan dan ekologi, seperti pemanasan global, kerusakan lapisan ozon, deforestation, pemusnahan spesies, kerusakan/ pencemaran air, toksifikasi global,erosi / kerusakan tanah dan lahan, dan kerusakan budaya.
Proyeksi tentang situasi akhir abad 21 dalam World Resources 2008 (WRI, 2008) digambarkan secara sederhana sebagai berikut :
1. Kesejahteraan dunia meningkat dimana Brazil, India, dan china muncul sebagai kekuatan baru yang berpengaruh, namun dalam realitasnya, kesejahteraan cenderung terkonsentrasi pada sekelompok populasi kecil dunia.
2. Penilaian ekosistem millenium (Millenium ecosystem assesment) pada tahun 2005 menemukan bahwa jasa 15 dari 24 ekosistem utama mengalami degradasi atau dimanfaatkan secara tidak berkelanjutan.
3. Walaupun masih diperdebatkan saat ini kita masih mengalami konsekuensi dari perubahan iklim, antara lain: kecepatan pencairan es kutub yang lebih cepat darei model prediksi yang telah ada sebelumnya. Banjir adalah salah satu akibat dari perubahan iklim yang cepat ini. Peningkatan suhu 3-4 derajat celcius dapat menyebabkan sekitar 330 juta orang di dunia kehilangan tempat tinggal akibat banjir. Tentu apabila tidak diantisipasi korban akan semakin meningkat mengingat sekitar satu miliar orang hidup di pemukiman kumuh yang rentan terkena banjir. Diproyeksikan pada tahun 2020 mereka akan bertambahmenjadi 1,4 miliar pada tahun 2030 menjadi 2 miliar jiwa. Meningkatnya suhu air laut juga akan menyebabkan adanya badai tropis.

http://www.gaulislam.com/wp-content/uploads/2007/12/instrumental_temperature_record.gif

http://tenerife-training.net/Tenerife-News-Cycling-Blog/wp-content/uploads/2008/02/global_warming_predictions.png
Dalam konteks pembangunan berskala global, Indonesia merupakan beban dunia akibat beberapa kondisi
1. Penyumbang gas emisi rumah kaca dari deforestasi
2. Kepunahan spesies, baik di ekosistem daratan maupun di perairan
3. Kerusakan lingkungan yang sangat tinggi akibat lewah panen (over exploitation) dan pencemaran
4. Penyempitan spektrum pertanian secara umum
5. Pertumbuhan populasi manusia yang cukup tinggi
6. Pergeseran nilai budaya pada prakondisi yang tidak memadai (lompatan budaya)
Indonesia dikenal sebagai negara mega-biodiversity dan memiliki endemisitas yang tinggi. Meskipun luas Indonesia hanya 1.3 persen dari luas bumi, tetapi memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi meliputi : 10% dari total spesies tumbuhan berbunga, 12% dari total spesies mamalia, 16% dari total spesies reptilia, 17% dari total spesies burung, dan 25% dari total spesies yang ditemukan di muka bumi. Hutan hujan tropika indonesia tercatat memiliki kurang lebih 25.000 spesies tumbuhan berbunga, termasuk kekayaan spesies palem (Aracaceae) terbeaar di dunia dan lebih dari 400 spesies anggota famili Dipterocarpaceae, “Primadona” kayu tropika. Dalam skala global, indonesia dicatat sebagai negara yang memiliki keanekaragaman spesies tertinggi untuk mamalia (515 spesies, 36% endemik), dan kupu-kupu sayap burung (121 spesies, 44 % endemik), kedua untuk ikan air tawar (kurang lebih 1100 spesies), ketiga untuk reptilia (kurang lebih 600 spesies), keempat untuk burung (kurang lebih 1519 spesies, 28% endemik), kelima untuk amphimbi (270 spesies), ketujuh untuk tumbuhan berbunga. Kekayaan spesies ikan laut juga sangat tinggi, setidaknya tercatat 1900 spesies untuk ikan karang, 300 spesies ikan laut dalam, 3250 spesies ikan laut. Diantara spesies ikan tersebut tercatat 100 spesies ikan endemik, 20 spesies ikan introduksi dan 80 spesies terancam kepunahan.
Kekayaan mega-biodiversity ini sekarang berada dalam situsasi kritis. Setiap tahun tak kurang dari 2 juta hektar hutan di Indonesia mengalami deforestasi dan degradasi. Demikian tingginya laju kerusakan hutan ini sehingga kawasan berhutan di kawasan padat penduduk seperti Jawa hanya tinggal sekitar 0.4 hektar( tahun 2005). Berbeda dengan 15 tahun sebelumnya yang masih satu juta hektar (tahun 1989), atau pada satu abad sebelumnya yang mencapai 10 juta hektar. Kerusakan hutan ini berulang bahkan dengan intensitas yang lebih besar di Pulau Sumatra dan Kalimantan, serta pulau-pulau lainnya di Indonesia seperti Papua. Seperti diketahui kerusakan hutan ini menjadi pemicu krisis ekologi lain : krisis air, kekeringan, banjir, longsor, kualitas air sungai, sedimentasi, dan kekeruhan di pesisir dan laut, dan ancaman terhadap kehidupan biota laut, termasuk terumbu karang. Degradasi dan deforestasi hutan ini disinyalir telah memberikan konstribusi nyata terhadap perubahan iklim global.
Krisis ekologi juga berlangsung di ekosistem pesisir, laut, dan pulau-pulau kecil. Dalam lima dekade terakhir kerusakan terumbu karang meningkat dari 10% menjadi 50%. Sehingga menjekang akhir abad ke-20, hanya tersisa 6% saja dari terumbu karang di indonesia yang berada dalam keadaan sangat baik (lebih dari 75% merupakan terumbu karang hidup).
Sementara terumbu karang yang berada dalam kondisi moderat dan rusak, berturut-turut mencapai 30% dan 41%. Bila kecepatan kerusakan ini terus berlangsung maka dalam satu atau dua dekade mendatang sebagian terumbu karang di perairan indonesia berada dalam punah, dan sisanya akan terancam dalam dua hingga empat dekade mendatang. Kerusakan ini terjadi akibat pemboman, peracunan, dan pengambilan karang, serta pencemaran dari aktivitas di daratan dan transportasi laut. Bahkan akhir-akhir ini kerusakan terumbu karang juga dipicu oleh berubahnya iklim (coral whitening).
Hilangnya pulau-pulau kecil merupakan ancaman langsung, tidak hanya berpengaruh terhadap kondisi sosial, ekonomi dan ekosistem, juga terhadap geopolitik kita, mengingat pulau terluar merupakan pijakan penting dalam menentukan batas wilayah dengan negara lain (Satria, 2007). Selain kenaikan permukaan air laut, peningkatan suhu air laut juga akan berdampak pada keanekargaman hayati di wilayah pesisir dan laut. Secara umum dengan meningkatnya suhu sebesar 1.5-2.5 derajat celcius, maka 20%-30% spesies tumbuhan dan hewan terancam. Kenaikan permukaan air laut juga mengakibatkan rusaknya ekosistem mangrove. Pada tahun 1990-an luas mangrove yang ada di Indonesia sekitar 9.2 juta hektar, dan tingkat kerusakan 57.6 %. Rusaknya mangrove akan berdampak pada abrasi pantai karena tidak adanya penahan gelombang. Begitu pula pencemaran sungai ke laut juga akan meningkat karena tidak adanya penyaring polutan, dan beberapa spesies juga hilang. Serta kegiatan budidaya perairan tradisional akan menghilang dengan sendirinya.
Pencemaran udara pun sangat berpengaruh terhadap kerusakan lingkungan yang terjadi terutama akibat pembakaran pada kendaraan bermotor. Menurut hasil penelitian Ekawati (1998), pencemaran yang diemisikan oleh sepeda motor secara nyata berpengaruh pada kerusakan (abnormalitas) pada daun beberapa jenis tanaman. Terjadinya penambahan atau pengurangan ukuran sel merupakan indikasi terjadinya penambahan atau pengurangan massa sel. Hal ini merupakan respon tanaman untuk mempertahankan keseimbangan fungsi fisiologis, terutama pada daun yang merupakan tempat fotosintesis. Perubahan bentuk sel, variasi penbambahan atau kenaikan maupun pengurangan ukuran sel, menunjukan respon dari masing-masing sel tanaman terhadap tekanan yang diberikan lingkungan berupa udara yang tercemar. Asap pencemar udara diduga telah menyebabkan kerusakan pada jaringan-jaringan daun. Kerusakan jaringan ini dapat dilihat dari permukaan daun sebagai klorosis dan nekrosis (Treshow dan Anderson, 1989). Kerusakan jaringan daun ini langsung akan mempengaruhi kegiatan fotosintesis yang sangat diperlukan tanaman untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya. Menurut Filter dan Hay (1988), polutan dapat menyebabkan perubahan dalam respon stomata, struktur kloroplas, fiksasi CO2 dan transpor elektron dalam proses fotosintesis. Dosis polutan jangka pendek menyebabkan cepatnya penekanan dalam laju fotosintesis. Tertekannya laju fotosintesis secara nyata akan mempengaruhi besarnya energi yang dihasilkan. Anonimus (1985) dan Siahaan (1996) menjelaskan bahwa jika energi yang dihasilkan dari fotosintesis rendah maka proses pertumbuhan tanaman juga akan terhambat. Akibat lain pada pohon dari pencemaran udara adalah gugurnya daun. Menurut Suratmo (1974), gejala yang terlihat akibat adanya pencemaran udara yaitu daun gugur dan apabila parah maka sebagian dari pohon akan mati atau pohon akan mati. Diduga daun akan menggugurkan daun setelah terlebih dahulu terjadi kerusakan jaringan daun yang ditunjukan dengan adanya gejala nekrosis dan klorosis. Menurut Smith (1981) dalam Dahlan (1995) menyebutkan bahwa polutan udara akan terakumulasi pada permukaan daun atau diserap melalui stomata yang selanjutnya akan menyebabkan kerusakan jaringan.
Pada beberapa jenis pohon ada beberapa yang peka terhadap pencemaran udara sehingga pertumbuhan pada pohon tersebut terhambat. Umumnya gejala yang terlihat adalah pohon tersebut memiliki pertumbuhan yang lambat dan pendek. Sehingga untuk memilih jenis pohon yang digunakan sebagai penyaring polutan pada jalan raya lebih baik adalah jenis pohon yang tidak peka terhadap pencemaran udara, karena pertumbuhan pohon tersebut akan normal dan akan memiliki jumalah daun yang banyak sehingga lebih banyak menyerap karbondioksida hasil pembakaran kendaraan bermotor. Menurut Fakuara (1986), salah satu persyaratan yang diperlukan dalam usaha pemilihan jenis tanaman yang akan dikembangkan dalam pembangunan hutan kota adalah dapat menggugurkan daun dalam periode tertentu. Selanjutnya dijelaskan bahwa dengan menggugurkan daun ini polutan yang diserap maupun yang menempel pada daun akan ikut rontok.
Akibat yang telah terlihat sekarang ini akibat pencemaran yang terjadi akibat aktivitas keseharian manusia menyebabkan pemanasan global. Pemanasan global diakibatkan adanya gas-gas yang terperangkap di atmosfer bumi sehingga menyebabkan pantulan sinar dan panas dari bumi tidak terpantul ke luar angkasa tetapi terperangkap di atmosfer bumi sehingga suhu bumi meningkat, permukaan air laut meningkat. Gas-gas penyebab tersebut antara lain adalah gas metana (CH4), gas dinitro oksida (N2O), gas karbon dioksida (CO2).
Diperkirakan suhu bumi dalam beberapa dekade akan semakin meningkat apabila suhu bumi meningkat dengan drastis seperrti saat ini, sehingga diperlukan kesadaran dan upaya dari kita untuk menjaga lingkungan. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak pemanasan global: menerapkan sistem recycle, reuse, reduse, mengurangi penggunaan jumlah kendaraan bermotor dengan cara menggunakan kendaraan umum sehingga jumlah karbondioksida hasil pembakaran kendaraan bermotor berkurang, menggunakan aturan umur kendaraan, membuang sampah pada tempatnya, penghijauan kembali (reboisasi).

Daftar Pustaka
http://iirc.ipb.ac.id/jspui/bitstream/123456789/7186/1/Buku_ARS_EKOLOGI_Versi_9_Januari_2010.pdf
http://katalog.perpustakaan.ipb.ac.id/jurnale/files/Arief_Sabdo_Yuwono_methane_emission.pdf
http://katalog.perpustakaan.ipb.ac.id/jurnale/files/Endes_N_dampak_pencemaran_udara.pdf
http://e-material.perpustakaan.ipb.ac.id/skripsi/2000/E/E00lnu.pdf
http://e-material.perpustakaan.ipb.ac.id/skripsi/2008/F/F08aby.pdf
http://daus1975.files.wordpress.com/2007/10/polusi-udara-sumber-wwwbplhdjakartagoid.gif
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLqUT9Y5AVXh3ue1rtvY_dKgQw0u7e6h2KwHFfwhbPlZJaUFCrYzZfE1WrT20LEUBIJ-LuEQzsrfTpHhZNRzduJiBLY01rDwWbNVzhKm0NUg6u6pHi8JE9gQqYbghHivzAysIT7n0cPOM/s400/slum+sby2.JPG
http://rieko.files.wordpress.com/2009/03/pencemaran-udara.jpg
http://www.gaulislam.com/wp-content/uploads/2007/12/instrumental_temperature_record.gif
http://tenerife-training.net/Tenerife-News-Cycling-Blog/wp-content/uploads/2008/02/global_warming_predictions.png